Menampilkan Gambar Pada Form

MENAMPILKAN GAMBAR PADA FORM Access

 

Pada dasarnya, Microsoft access bisa menyimpan data berupa gambar dalam database yaitu menggunakan file bertipe OLE object.akan tetapi pada kenyataannya,menampilkan

Gambar yang disimpan tersebut pada form tidak selalu bisa dilakukan. Acces kadang-kadang hanya menampilkan gambar icon, atau nama pathnya. Jika kita mengkorvensi

Format gambar ke windows Bitmap sekalipun, sebelum disimpan ke database, data tersebut adakalanya masih tidak bisa ditampilkan.

Trik untuk menampilkan gambar tersebut, yang ternyata tidak mengggunakan kontrol yang seharusnya (yaitu bond object frame). Melainkan kontrol image yang sebenarnya untuk memasang field image.

Berikut adalah tata cara menampilakan data gambar yang sesuai dengan record-record pada database.

  1. Pada tabel hapuslah field yang menyimpan data gambar(field berupa OLE Object) karena kita TIDAK menyimpan data gambartersebut dalam database
  2. Buatlah sebuah data field untuk menampung data path (alamat dan nama) file gambar.ini berarti,file-file gambar yang diperlukan record disimpan di luar database, didalam folder atau direktori tertentu pada harddisk lokal maupun lokasi tertentu di dalam jaringan.
  3. Untuk menampilkan gambar pada form, tambahkan sebuah kontrol image. Ketika di-prompt untuk memilih sebuah gambar pilihlah sebuah file gambar seadanya.control image harus berisi sebuah file gambar,dan jika anda menghapus kembali alamat file gambar pada properti picture(misalnya dengan niat untuk mengkosongkannya),kontrol image akan terhapus dari form.
  4. Pada event current form masukkan kode berikut:

    Private Sub Form current ()

    On Error Resume Next

    If Not IsNull (Me. FileGambar)Then

    Me. Image4picture =Me.FileGambar

    Else

    Me. Image4picture=”c:\dummy.jpg

    End if

    End sub

 

Pada kode di atas, Field FileGambar Yang akan ditampilkan. Control Image 4 adalah kontrol untuk menampilkan gambar, Dan file “c:\dummy.jpg” adalah file gambar yang akan ditampilkan jika field FileGambar pada current record tidak mempunyai isi.

September 13, 2008 at 6:20 am 10 comments

Menggunakan Vlookup untuk Pengganti IF

Misalnya kita menggunakan fungsi IF yang saling bertumpuk seperti contoh dibawah ini

Contoh:
=IF(C2=1,”Nama”,IF(C2=2,”Alamat”,IF(C2=3,”Kota”,IF(C2=4,”Kode Pos”,”tidak tahu”))))
Kita dapat mengganti fungsi seperti di atas dengan menggunakan fungsi VLOOKUP untuk mendapatkan nilai tertentu.

Yaitu
=VLOOKUP(C2,A1:B6,2,FALSE)


1- Argument pertama fungsi VLOOKUP Function mencari data yang cocok pada kolom pertama range A1:B6 dengan nilai yang ada di sel C2.
2- Hasilnya berasal dari kolom kedua dari range A1:B6.

Tampilan Range yang dipilih

September 12, 2008 at 3:09 pm 10 comments

Memasukkan Nilai yang Berbeda-beda dalam satu Kolom

Jika anda
ingin memastikan bahwa nilai yang dimasukkan dalam satu kolom tertentu berbeda-beda satu dengan lainnya (misalnya data faktur penjualan selama sebulan atau data nomor penduduk, atau data nomor mahasiswa), maka anda dapat menggunakan data validation dari Excel.

Pada saat anda memasukkan informasi ke dalam sebuah worksheet, tentunya anda ingin memastikan bahwa data yang dimasukkan harus unik untuk satu kolom tertentu. Sebagai contoh, jika anda memasukkan data nomor faktur dalam kolom B sebuah worksheet, maka anda berkeinginan bahwa data yang dimasukkan tidak sama untuk setiap faktur atau dengan kata lain tidak boleh dua kali input.

Ada beberapa cara untuk mengatasi permasalahan ini. Jika anda selalu memasukkan nomor faktur baru pada bagian akhir kolom, maka anda dapat menggunakan fasilitas data validation untuk memastikan bahwa data yang dimasukkan dalam sel tersebut tidak sama dengan data yang telah dimasukkan sebelumnya (yang terletak di atas sel tersebut). Cara melakukannya adalah sebagai berikut:

  1. Pilih/Sorot kolom B.
  2. Klik menu Data | Validation (untuk Excel 2003 ke bawah) atau klik Data tab pada ribbon dan kemudian Data Validation pada kelompok Data Tool (Excel 2007) untuk menampilkan Data Validation Dialog Box
  3. Dengan menggunakan pilihan Allow drop-down list, pilih Custom option.
  4. Kemudian dalam kotak Formula, masukan rumus (formula) sebagai berikut:


    =MATCH(B1,$B:$B,0)=ROW(B1)

  5. Kemudian klik tombol OK.


Selanjutnya anda bisa mengubah Pesan di layar jika mouse berada di kolom B dengan mengklik Tab Input Message untuk memberikan pesan pada user bahwa mereka tidak boleh memasukkan data yang sama dua kali. Sedangkan untuk mengubah pesan kesalahannya maka gunakan Tab Error Alert .

Berikut contoh pengaturan Input Message.(jika sel dipilih)


dan pengaturan Error Alert (pesan kesalahan entry data)


serta Tampilannya di Layar jika sel dipilih/disorot


jika data salah


Satu lagi adalah, j ika anda memasukkan data disembarang sel dalam kolom B (tidak harus dipaling bawah, dan ingin mengetahui apakah anda memasukkan telah nilai data tersebut sebelumnya maka anda dapat melakukannya dengan langkah tersebut di atas tetapi rumusnya pada langkah ke empat adalah

=COUNTIF($B:$B,b1)<2

Ada ide lainnya silahkan anda kirimkan ke blog ini baik melalui comment, email dan berbagi untuk kemajuan IT Indonesia. Selamat mencoba dan sukses !!!

September 10, 2008 at 4:32 pm 4 comments

Hitung Data dengan Kriteria Banyak – DCOUNTA

Menghitung jumlah data yang memenuhi dua atau lebih criteria (lihat data) adalah dengan menggunakan fungsi DCOUNTA. Fungsi ini menyediakan parameter yang memungkinkan anda untuk mendefinisikan criteria, dan menggunakan criteria tersebut sebagai dasar menganalisis daftar data. Seperti fungsi-fungsi data dalam Excel, maka DCOUNTA tergantung pada tiga parameters: data range, kolom yang akan digunakan untuk membandingkancolumn, dab criteria range. Untuk menggunakan fungsi ini, set up table criteria pada area worksheet yang tidak anda gunakan. Sebagai contoh, kita dapat mensetup di H1:I2

 

Kemudian, Anda memasukkan rumus di tempat yang anda kehendaki DCOUNTA, dengan rumus sebagai berikut:

=DCOUNTA(A1:E6,1,H1:I2)

Hasilnya adalah jumlah data yang memenuhi criteria sesuai dengan yang ada di H1:I2, dalam hal ini hasilnya adalah 2 data. Catatan: criteria dalam kolom criteria di atas adalah nilai matematika “>50″ dan Nilai English “>50″, kalau ingin lebih besar dan sama dengan maka tanda diganti dengan “>=” dst..

September 6, 2008 at 2:58 pm 2 comments

Menghitung Data yang Cocok Dengan Beberapa Kriteria

Menghitung jumlah data dalam sebuah table yang memenuhi satu syarat cukup mudah; akan tetapi jika anda ingin menghitung jumlah data yang memenuhi dua atau lebih criteria, maka perlu cara yang agak sulit. Dalam tip ini kita mencoba lima cara untuk menghitung jumlah data yang memenuhi beberapa criteria. (untuk Ms Excel 97, Excel 2000, Excel 2002, Excel 2003, Excel 2007.)

Memang tidak umum bagi berbagai pengguna Excel untuk menggunakannya sebagai perhitungan database. Sebagai contoh: misalnya kita memilihi database tentang daftar nilai mahasiswa, atau daftar pelanggan yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan contoh ini, kita dapat menghitung misalnya berapa jumlah mahasiswa yang lulus untuk mata pelajaran matematika dan bahasa inggris, atau jumlah pelanggan yang pembeliannya diatas 1 jt dan membeli produk tertentu (criteria yang digunakan lebih besar sama dengan 2)

Excel memeliki sejumlah fungsi yang cukup baikdalam menentukan jumlah data (record) dalam sebuah daftar (table). Akan tetapi, bagaimana cara menggunakannya untuk menyelesaikan soal yang memiliki dua criteria atau lebih tidaklah begitu jelas. Misalnya kita mencoba melihat berapa mahasiswa yang lulus Matematika dan English dari daftar di bawah ini dengan syarat nilai kelulusan adalah 50 keatas untuk matematika dan 50 ke atas untuk English.

Hasilnya adalah 2 karena yang memiliki nilai matematika > 50 adalah 2 orang dan sedangkan English >50 3 orang, tapi yang memenuhi syarat Matematika >50 dan English >50 adalah 2 orang.

Caranya adalah (klik untuk melihat caranya):

  1. Menggunakan DCOUNTA
  2. Menggunakanan Rumus Deret
  3. Menggunakan SUMPRODUCT
  4. Menggunakan Autofilter dan SUBTOTAL
  5. Menggunakan Conditional Sum Wizard

September 6, 2008 at 2:55 pm 4 comments

Membuat Daftar Data Dalam Kolom Excel

Kalau anda mempunyai tabel  dengan ribuan data dan sebagian besar merupakan isinya sama (data duplikasi), bagaimana caranya mengenerate daftar dengan isi yang unik (masing-masing hanya satu data berlainan yang tampil dalam satu kolom ?

Ada dua cara untuk mendapatkannya yaitu: pertama dengan menggunakan fungsi Data | Autofilter, kemudian klik drop-down list untuk kolom yang diperlukan. Dengan melakukan perintah di atas anda akan mendapatkan daftar data unik di layar.  Kalau dengan cara ini anda cukup puas, maka permasalahan sudah selesai.

Cara yang kedua adalah jika anda perlu memiliki daftar yang unik yang dapat dicopy dan paste kan ke range (kolom) lainnya. Untuik menghasilkan daftar yang unik tersebut, maka anda perlu menggunakan perintah Data | Filter | Advanced Filter.  Contoh di bawah ini adalah cara untuk mendapatkan daftar tersebut di atas. Kita akan menggunakan kolom B pada Gambar 1.

Gambar 1

Gambar 1

  1. Klik kolom pada  label hurufnya untuk memilih seluruh kolom yang berisi data dan copy dengan cara menekan Ctrl + C,  ke menu Edit | Copy, atau dengan menekan icon Copy pada toolbar Standard . (Memilih seluruh kolom karena anda perlu seluruh isi data beserta judul kolomnya).
  2. Mem-Paste-kan data tersebut ke kolom lain (misalnya Kolom E)yang (ingat beri jarak dengan range sumber data),  atau pada sheet baru. Setelah anda melakukan paste, kolom B masih tetap terpilih (lihat ada garis putus-putus disekeliling Kolom B). Akan tetapi jika anda secara tidak sengaja telah membatalkan peritah select, pastikan bahwa petunjuk sel (cell pointer) berada di dalam data yang baru anda paste (kolom E) sebelum melanjutkan. Catatan: Anda tidak perlu memilih seluruh data atau men-sort (urut data) dahulu untuk melakukan perintah ini.
  3. Ke menu Data | Filter | Advanced Filter. Secara otomatis, Excel akan menunjukkan bahwa filtering telah aktif. Kita lanjutkan saja, yaitu dengan memilih opsi copying the unique records to another location, sehing anda dapat membandingkan kedua daftar secara berdampingan.
  4. Pilih opsi (radio button) Select the Copy To Another Location (Gambar 2), pilih opsi Check Box  Unique Records Only , dan ketik G1 pada input Copy To field.
  5. Klik OK, dan Excel akan mengcopykan daftar dengan data unik dari kolom sumber data ( kolom E) ke kolom baru ( kolom G). Bahkan hasinya akan urut abjad , seperti yang tampak pada Gambar 3

Gambar 2

Gambar3

Selamat berkarya !!!!

September 4, 2008 at 4:21 pm 2 comments

Menuliskan kalimat dengan rumus di Excel

Kadang kita mau menuliskan hasil perhitungan ms excel yang kita buat dalam kalimat.

Sebagai contoh kita menghitung rata-rata waktu pelayanan pelanggan dan simpangan bakunya dengan data sebagai berikut:

Untuk menampilkan dalam kalimat misalnya “

“Rata-rata waktu pelayanan pelanggan adalah 39.6 dengan Simpangan Baku/Standar Deviasi sebesar 6.77″

Maka kita dapat menggunakan rumus sebagai berikut:

=”Rata-rata waktu pelayanan pelanggan adalah “&B12&” dengan Simpangan Baku/Standar Deviasi sebesar ” &TEXT(B13,”#.##”)

  • Artinya sel D2 sama dengan “Rata-rata waktu pelayanan pelanggan adalah ” + sel B12 + ” dengan Simpangan Baku/Standar Deviasi sebesar ” + jadikan teks sel B13 dengan format angka dan dua decimal.

Atau langsung dihitung dalam kalimat:

=”Rata-rata waktu pelayanan pelanggan adalah “&AVERAGE(B2:B11)&” dengan Simpangan Baku/Standar Deviasi sebesar ” &TEXT(STDEV(B2:B11),”#.##”)

  • Artinya sel D2 sama dengan “Rata-rata waktu pelayanan pelanggan adalah ” + rata-rata sel B2 s/d B11 + ” dengan Simpangan Baku/Standar Deviasi sebesar ” + jadikan teks hasil perhitungan Simpangan Baku sel B2 s/d B11 dengan format angka dan dua decimal.

Selamat mencoba !!!

August 24, 2008 at 3:16 pm 3 comments

Older Posts Newer Posts


Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 14 other followers

Blog Stats

  • 78,368 hits

Twitter Updates

Iklan


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.